Introduction
Nawaksara is a collection of personal works related to culture, history, arts, and literature which were produced for the purpose of dedication and knowledge development.
Themes
Nusantara | Budaya | Tradisi | Sejarah | Seni | Sastra | Bahasa | Aksara | Manuskrip | Filsafat | Sofistik | Agama | Mistik | Kebatinan | Teknologi Informasi | Digitalisasi |
Supported By :
Intip ruang lain dulu ya !
Mimin masih mencari inspirasi
untuk mengisi konten di bagian sini
kalo ada ide, hubungi mimin pake tombol di bawah

NAWAKSARA.ID
Collection of personal works were produced for the purpose of dedication and knowledge development.Diakses Pada: 2026-10-17 05:19:57
Sumber : https://nawaksara.id/wiyata/nawaksara-ikhtiar/

Nawaksara Dalam Ikhtiar Pesantren Digital
16 September 2023 | 1031 | By : Kupai

Hari ini, kita akan berbicara tentang sesuatu yang tak kalah menarik, yaitu tentang digitalisasi aksara Pegon, bagian tak terpisahkan dari warisan peradaban Nusantara. Ini adalah perjalanan yang akan membawa kita lebih dekat pada masa depan namun tetap memegang teguh akar-akar budaya kita.
Dalam menjaga jati diri bangsa, pelestarian aksara Nusantara menjadi salah satu upaya yang tak terpisahkan. Di antara sekian banyak aksara Nusantara, aksara Pegon adalah salah satu aksara yang masih eksis dan massive digunakan hingga hari ini, terutama di kalangan pesantren. Bagi para santri, aksara Pegon adalah perangkat wajib dalam proses pembelajaran terutama untuk kebutuhan maknani (memberi makna gantung), dan menulis keterangan-keterangan penting di dalam kitab.
Namun, tak ada yang bisa mengabaikan kenyataan bahwa zaman kita semakin maju. Perkembangan teknologi informasi semakin cepat, dan hampir semua aspek interaksi dalam kehidupan manusia modern terdigitasi. Dalam konteks ini, digitalisasi aksara Nusantara, termasuk aksara Pegon, menjadi suatu keharusan. Hal ini tidak hanya akan memungkinkan pesantren untuk tetap eksis, tetapi juga mereka berada di garis depan mengiringi kemajuan teknologi.
Di perjalanan menuju era pesantren digital, infrastruktur menjadi kunci. Nawaksara.id telah memberikan kontribusi berarti dalam upaya ini, misalnya dengan terlibat dalam kongres-kongres Aksara Nusantara, yang juga membahas masalah digitalisasi. Dalam satu kesempatan Nawaksara mengambil peran dalam Kongres Standarisasi Aksara Pegon, yang di dalamnya merumuskan berbagai hal mulai dari nomenklatur, standarisasi, serta perumusan font dan papan ketik aksara Pegon. Dua hal terakhir yang dibahasa di dalam Kongres itu telah ditindaklanjuti dengan mengajukan Standar Nasional (SNI) ke Badan Standar Nasional (BSN), yang kemudian menghasilkan SNI 9047:2021 untuk font aksara nusantara, dan SNI 9048:2021 untuk tata letak papan tombol aksara nusantara.
Selain itu, Nawaksara.id juga turut andil bersama Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) dalam mengusulkan aksara Pegon sebagai bagian dari Internationalized Domain Names (IDN) ke ICANN. Inilah tonggak bersejarah yang akan membawa aksara Pegon merambah ranah digital internasional, karena kedepannya, kita akan melihatnya sebagai sepotong identitas dalam nama domain internet dunia. Dengan ini, aksara Pegon akan merajut jaringan global dengan keunikan budayanya, membuka pintu menuju eksplorasi konten-konten Islami yang lebih kaya dan bervariasi di panggung internet dunia.
Selain itu, Infrastruktur digital aksara Pegon sedang dikembangkan secara serius. Font Standar Aksara Pegon yang dirancang oleh Dr. Ahmad Ismail M.Ag. dan papan ketiknya yang dirancang oleh Nawaksara.id akan segera diluncurkan bersamaan dengan peringatan Hari Santri Nasional 2023, yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Dengan peluncuran ini, aksara Pegon akan hadir dalam perangkat genggam atau komputer sehingga memudahkan generasi muda santri untuk lebih aktif berpartisipasi dalam era digital, sambil tetap menghormati dan memelihara tradisi luhur pesantren.
Semua ini adalah lompatan besar menuju masa depan yang optmis. Bayangkan saja ! infrastruktur digital aksara Pegon, lengkap dengan font yang khas Indonesia bikinan anak bangsa, serta papan ketik yang praktis, dan domain internet yang sejajar dengan aksara lain di dunia, adalah fondasi utama peradaban Islam Indonesia yang akan terus berkembang. Ini bukan hanya sekadar bukti, tetapi juga manifestasi nyata bahwa kita mampu menggabungkan dengan gemilang kekayaan budaya kita dengan kemajuan canggih teknologi. Dalam era ini, budaya kita tak hanya berdiri di pinggir jalan sejarah, tetapi duduk di pusat panggung peradaban digital.
Jadi, mari kita dukung upaya digitalisasi aksara Pegon ini. Ini adalah perjalanan menuju masa depan yang akan menjaga keberlanjutan pesantren dan kekayaan budaya kita, sembari tetap berada di arus utama kemajuan teknologi. Ayo kita bersama-sama menjadi bagian dari era pesantren digital!
Lamongan, 16 September 2023
_Kunang & _Kupai
Suka dengan konten Nawaksara.id ? Kamu bisa memberikan dukungan dengan mentraktir kopi atau bagikan konten ini di media sosial.
PAGE LAYOUT
Atur halaman untuk mendapatkan hasil cetak atau file yang baik dan nyaman dibaca. Secara default file akan tercetak dengan ukuran A4
DESKTOP VIEW
Ukuran font yang direkomendasikan 12-18 pt
MOBILE VIEW
Ukuran font yang direkomendasikan 18-25 pt










